Muhammad Arfadhia Rizqitamma Giari
Kelas 10 • Eks-NCGC 2025 Contender
Tentang Pembuat
Arsip Log Pengembangan • EcoGuard.id
Sebuah Proyek yang Awalnya Hanya untuk Lomba
EcoGuard sebenarnya tidak dimulai dengan rencana untuk menjadi proyek sebesar sekarang. Saat pertama kali membuatnya, saya masih duduk di kelas 9 SMP. Saat itu saya hanya ingin membuat sebuah proyek untuk mengikuti NCGC 2025 β National Coding & Game Championship.
Dengan kemampuan yang saya miliki pada saat itu, saya mulai membangun EcoGuard menggunakan HTML, CSS, JavaScript, PHP Native, dan MySQL. Saat itu saya belum menggunakan Laravel. EcoGuard juga masih jauh lebih sederhana dibandingkan sekarang. Tujuan saya waktu itu sederhana: membuat proyek sebaik mungkin untuk mengikuti perlombaan. Dan ternyata, perjalanan tersebut memberikan hasil yang tidak saya sangka.
Peringkat 8 β NCGC 2025
EcoGuard berhasil masuk ke dalam 10 besar pada NCGC 2025 dan meraih peringkat ke-8, dengan nilai rata-rata 86,50. Bagi saya, pencapaian tersebut tentu menjadi sesuatu yang membanggakan. Namun setelah perlombaan selesai, muncul sebuah pertanyaan:
βKalau lombanya sudah selesai, apakah EcoGuard juga harus selesai?β
Jawabannya ternyata tidak.
Saya Memilih untuk Terus Mengembangkan EcoGuard
Setelah lomba berakhir, saya mulai melihat bahwa EcoGuard masih memiliki banyak potensi. Saya tidak ingin EcoGuard hanya menjadi proyek yang dibuat untuk lomba, kemudian ditinggalkan begitu saja. Saya ingin terus melihat: βSejauh apa proyek ini bisa saya kembangkan?β
Dari situlah EcoGuard mulai berkembang sedikit demi sedikit. Konsep yang awalnya sederhana mulai diperluas menjadi sebuah platform game bertema lingkungan dengan berbagai sistem seperti Mini-Games, Guardian, Impact Points, Leaderboard, Daily Quest, Eco-Quiz, Companion, World Boss, dan berbagai fitur lainnya. EcoGuard tidak lagi hanya menjadi proyek perlombaan. EcoGuard mulai menjadi sebuah perjalanan.
EcoGuard Berkembang, Saya Juga Berkembang
Perjalanan EcoGuard juga menjadi perjalanan saya untuk belajar. Ketika pertama kali membuat EcoGuard di kelas 9, saya menggunakan teknologi yang saya pahami saat itu. Namun semakin banyak ide yang ingin saya wujudkan, semakin banyak pula hal yang harus saya pelajari. Saya mulai mempelajari teknologi dan cara pengembangan yang lebih baik, hingga akhirnya EcoGuard juga mulai dikembangkan menggunakan Laravel.
Bagi saya, Laravel bukan sekadar perpindahan teknologi. Ini merupakan bagian dari proses saya untuk berkembang sebagai seorang developer. Saya tidak menunggu sampai saya benar-benar menguasai semuanya untuk membuat sesuatu. Saya belajar karena ingin membuat sesuatu menjadi lebih baik. Ketika menemukan masalah, saya belajar mencari solusinya. Ketika memiliki ide baru, saya belajar bagaimana cara mewujudkannya. Dan ketika kemampuan saya bertambah, EcoGuard pun ikut berkembang.
Dari Kelas 9 ke Kelas 10
Saat EcoGuard pertama kali dibuat, saya masih kelas 9 SMP. Sekarang saya sudah melanjutkan pendidikan ke kelas 10. Waktu terus berjalan, kemampuan saya juga terus berkembang, dan EcoGuard masih tetap saya kembangkan. Itulah salah satu alasan mengapa EcoGuard memiliki arti tersendiri bagi saya. Karena ketika melihat EcoGuard, saya tidak hanya melihat sebuah website atau game. Saya juga bisa melihat proses belajar saya sendiri. Dari kode-kode pertama yang saya tulis untuk sebuah lomba, sampai menjadi proyek yang masih terus saya bangun hingga hari ini.
Kenapa Saya Tidak Berhenti?
Mungkin perlombaannya sudah selesai. Tapi bagi saya, perjalanan EcoGuard belum selesai. Saya ingin terus mengembangkan proyek ini dan melihat sejauh mana sebuah ide sederhana dapat berkembang ketika terus dipelajari dan dikerjakan. Saya juga ingin EcoGuard bukan hanya menjadi proyek yang terlihat menarik secara teknologi, tetapi memiliki tujuan yang lebih besar: menggabungkan teknologi, game, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam sebuah pengalaman yang menyenangkan.
"EcoGuard dimulai ketika saya masih kelas 9 SMP. Awalnya hanya sebuah proyek untuk mengikuti NCGC 2025. Kemudian berhasil mendapatkan peringkat 8. Setelah lomba selesai, saya memiliki pilihan: berhenti atau terus mengembangkan. Saya memilih untuk terus berjalan. Sekarang saya sudah kelas 10, tetapi EcoGuard masih terus saya kembangkan bersamaan dengan proses saya belajar menjadi developer yang lebih baik."